Model Sistem Umum Perusahaan
1. MODEL
Model adalah penyederhanaan (abstraction)dari sesuatu. Model mewakili sejumlah objek atau aktivitas yang disebut dengan entitas (entity). Manajer menggunakan model untuk memecahkan permasalahan.
Jenis-jenis model.
Terdapat empat jenis model dasar, yaitu :
Model fisik,
Model naratif,
Model grafik,
Model matematika
1. Model Fisik
Adalah penggambaran entitas dalam bentuk tigas dimensi. Model fisik yang digunakan dalam dunia bisnis meliputi maket pusat perbelanjaan, atau prototype model baru.
Model fisik membantu suatu tujuan yang tidak dapat dipenuhi oleh benda nyata. Contohnya investor pusat perbelanjaan dan pembuat mobil dapat membuat sejumlah perubahan dengan lebih murah melalui rancangan model fisik mereka dibandingkan dengan produk akhir.
2. Model Naratif
Menggambarkan entitasnya secara lisan atau tulisan. Semua komunikasi bisnis adalah model naratif, sehingga model naratif merupakan model yang paling populer. Model ini sering digunakan para manajer, namun jarang dikenali sebagai suatu model.
3. Model Grafik
Menggambarkan entitasnya dengan sejumlah garis, symbol atau bentuk. Model grafik digunakan dalam bisnis untuk mengkomunikasikan informasi. Banyak laporan tahunan perusahaan kepada para pemegang saham berisikan grafik-grafik berwarna untuk menyampaikan kondisi keuangan perusahaan. Grafik juga digunakan untuk mengkomunikasikan informasi kepada para manajer.
Model grafik juga digunakan dalam rancangan sistem informasi. Banyak peralatan yang digunakan oleh analisis sistem dan programmer yang bersifat grafik. Contohnya bagan arus (flowchart) dan diagram arus data (data flow diagram – DFD).
4. Model Matematika
Sebagian besar perhatian dalam pembuatan model bisnis (business modeling) saat ini tertuju pada model matematika. Semua rumus atau persamaan matematika adalah suatu model matematika. Model matematika yang digunakan para manajer bisnis umumnya tidak lebih rumit daripada model yang biasa digunakan dalam matematika.
Keunggulan model matematika adalah ketelitiannya dalam menjelaskan hubungan antara berbagai bagian dari suatu objek serta menyediakan kemampuan prediksi. Matematika dapat menangani hubungan-hubungan yang berdimensi lebih banyak disbanding model grafik yang hanya dua dimenasi atau model fisik yang tiga dimensi. Bagi ahli matematika dan manajer yang menyadari kerumitan sistem bisnis, kemampuan multidimensional model matematik adalah modal yang berharga.
Kegunaan Model
Keempat jenis model dasar memiliki kegunaan sebagai berikut :
1. Mempermudah pengertian (pemahaman)
Suatu model pasti lebih sederhana daripada entitasnya. Entitas lebih mudah dimengerti jika elemen-elemennya dan hubungannya disajikan secara sederhana. Pada model fisik hanya dapat menggambarkan bentuk objek yang ingin dipelajari. Pada model narasi, narasinya dapat diolah menjadi ikhtisar. Pada model grafik, diagram hanya dapat menunjukkan hubungan-hubungan utama, dan pada model matematika, persamaan matematik hanya berisi unsur-unsur primer. Tetapi dalam setiap hal, dilakukan upaya untuk menyajikan model dalam bentuk yang sederhana. Setelah model-model sederhana tersebut dipahami,secara bertahap model tersebut dapat dibuat semakin rumit sehingga dapat menggambarkan entitasnya dengan lebih akurat. Bagaimana pun, model tetap hanya menggambarkan entitasnya dan tidak pernah tepat sama dengan entitasnya.
2. Mempermudah komunikasi
Setelah pemecah masalah (problem sorver) mengerti entitasnya, pengertian tersebut sering perlu dikomunikasikan kepada yang lain. Mungkin analisis sistem harus berkomunikasi dengan manajer atau programmer. Atau mungkin seorang manajer harus berkomunikasi dengan anggaota lain dari tim pemecah masalah.
Keempat jenis model dapat mengkomunikasikan informasi secara cepat dan akurat kepada orang-orang yang mengetahui makna dari berbagai bentuk, kata-kata, grafik, dan persamaan matematika tersebut.
3. Memperkirakan masa depan
Ketelitian dalam menggambarkan entitas membuat model matematika dapat memberikan kemampuan yang tidak dapat dimiliki oleh jenis model lainnya. Model matematika dapat memperkirakan apa yang akan terjadi di masa depan, tetapi tidak seratus persen akurat. Karena banyak data yang dimasukkan ke dalam model biasanya didasarkan atas berbagai asumsi, manajer harus menggunakan pertimbangan dan intuisi untuk mengevaluasi model.
2. MODEL SISTEM UMUM
Pendekatan yang dilakukan dalam hal ini adalah berdasarkan penggunaan komputer dalam bisnis, mencakup hal semua sistem informasi di segala jenis organisasi, dan sarana yang digunakan adalah model sistem umum perusahaan.
Sistem Fisik
Pada modul 1, telah diketahui perbedaan antara sistem terbuka dan sistem tertutup. (coba Anda ingat kembali materi tersebut !). Gambar 6.1, menunjukkan sistem fisik perusahaan yang mengubah sumber daya input menjadi sumber daya output. Sumberdaya input datang dari lingkungan perusahaan, terjadi transformasi, dan suberdaya output dikembalikan ke lingkungan yang sama. Karena itu sistem fisik perusahaan merupakan sistem terbuka, yang berhubungan dengan lingkungannya melalui arus sumber daya fisik.
Gambar 6.1. Sistem Fisik Perusahaan
1. Arus Material
Material-material input diterima dari pemasok bahan baku dan komponen rakitan. Material ini disimpan di tempat penyimpanan sampai dibutuhkan dalam proses transformasi. Lalu, material tersebut di masukkan dalam aktivitas manufaktur. Pada akhir proses transformasi, material yang sekarang sudah dalam bentuk jadi, disimpan di tempat penyimpanan sampai dikirim kepada para pelanggan.
Pada perusahaan manufaktur, dua bidang fungsional terlibat dalam arus material tersebut. Fungsi manufaktur mengubah bahan baku menjadi barang jadi, dan fungsi pemasaran yang mendistribusikan produk jadi kepada para pelanggan. Kedua bidang tersebut harus bekerja sama untuk mempermudah arus material.
2. Arus Personil
Input personil berasal dari lingkungan. Calon pegawai berasal dari masyarakat setempat dan mungkin dari serikat buruh pesaing. Input personil ini biasanya diproses oleh fungsi sumber daya manusia, kemudian ditugaskan ke berbagai bidang fungsional. Ketika berada di wilayah bidang tersebut, para pegawai terlibat dalam proses transformasi, baik secara langsung maupun tidak langsung. Fungsi sumber daya manusia juga memproses pemberhentian pegawai (mengundurkan diri, phk, atau pensiun), dan sumber daya tersebut dikembalikan kepada lingkungan.
3. Arus Mesin
Mesin-mesin diperoleh dari pemasok, dan biasanya berada di perusahaan untuk jangka waktu lama (3 – 20 tahun atau lebih). Namun, akhirnya semua mesin dikembalikan kepada lingkungan dalam bentuk tukar tambah dengan model baru, atau sebagai rongsokan. Mesin-mesin tersebut dipakai terus menerus, jarang disimpan begitu saja. Karena sumber pasokannya yang khusus, tanpa penyimpanan, dan jalur pembuangannya juga khsusu, sehingga arus mesin adalah sumber daya fisik yang paling langsung. Namun, pengendalian arus mesin tersebar antar berbagai bidang fungsional yang menggunakan mesin tersebut.
4. Arus Uang
Uang terutama diperoleh dari para pemilik, yang menyediakan modal investasi, dan dari para pelanggan perusahaan yang memberikan pendapatan penjualan. Sumber lainnya mencakup lembaga keuangan, yang memberikan pinjaman dan bunga atas investas, serta dari pemerinta, yang menyediakan uang dalam bentuk pinjaman dan bantuan. Tanggung jawab pengendalian arus uang hanya berada pada fungsi keuangan.
Arus uang yang melalui perusahaan jarang melibatkan uang dalam bentuk fisik. Sebaliknya, yang adalah arus sesuatu yang mewakili uang (cek, slip kartu kredit, transaksi dalam bentuk elektronik). Hanya pada tingkat eceran uang kas benar-benar berpindah tangan.
Karena itu arus uang menghubungkan perusahaan dengan lembaga-lembaga keuangan, para pelanggan, pemasok, pemegang saham, pekerja, dan pemerintah.
Sistem Konseptual
Sebagian sistem terbuka dapat mengendalikan operasinya sendiri. Pengendalian dicapai dengan menggunakan lingkaran yang terdapat di dalam sistem. Lingkaran tersebut dinamakan lingkaran umpan balik, yang menyediakan suatu jalur bagi sinyal-sinyal dari sistem ke mekanisme pengendalian dan sebaliknya. Mekanisme pengendalian adalah sejenis alat yang menggunakan sinyal umpan balik untuk mengevaluasi kinerja sistem dan menentukan apakah perlu dilakukan tindakan perbaikan.
1. Sistem Lingkaran Terbuka
Adalah suatu sistem tanpa lingkaran umpan balik atau mekanisme pengendalian. Gambar 6.1. menunjukkan sistem terbuka dan sekaligus sistem lingkaran terbuka. Hanya sedikit perusahaan bisnis yang menggunakan konsep tersebut. Perusahaan-perusahaan tersebut menggunakan sistem terbuka, tetapi umpan balik dan mekanise pengendaliannya tidak bekerja sebagaimana mestinya. Perusahaan itu mulai pada suatu jalan dan tidak pernah berganti arah. Jika perusahaan kehilangan kendali, tidak ada yang dilakukan untuk mengendalikan keseimbangan. Hasilnya adalah kehancuran sistem (kebangkrutan).
2. Sistem Lingkaran Tertutup
Adalah suatu sistem yang memiliki lingkaran umpan balik dan mekanisme pengendalian. Sistem tersebut dapat mengendalikan output-nya dengan membuat penyesuaian-penyesuaian pada input-nya. Hal tersebut ditunjukkan pada Gambar 6.2.
Pengendalian Manajemen
Lingkaran umpan balik tediri dari informasi. Manajemen menggunakan informasi sebagai dasar untuk membuat perubahan dalam sistem fisik, (lihat Gambar 6.3). Informasi tersebut menggambarkan output sistem. Banyak laporan manajemen mencakup informasi jenis tersebut (misalnya volume produksi, biaya distribusi, dan analisis penjualan). Karena tujuan utama perusahaan adalah menghasilkan sejumlah jenis output, maka ukuran output merupakan bagian integral dari pengendalian sistem.
Gambar 6.2. Sistem Lingkaran Tertutup
Gambar 6.3. Pengendalian Manajemen
Gambar 6.4. mencerminkan tambahan aktivitas pengumpulan informasi pada bagian input dan bagian pengolahan dari sistem fisik.
Gambar 6.4. Informasi Dikumpulkan dari Semua Elemen Sistem Fisik
Pengolah Informasi
Perjalanan informasi tidak selalu langsung dari sistem fisik kepada manajer. Sebagian besar manajer berada jauh dari aktivitas fisik. Hal ini terutama terjadi pada para manajer tingkat tinggi. Para manajer tersebut harus memperoleh informasi dari suatu sistem atau prosedur yang menghasilkan informasi dari data yang terkumpul. Mekanisme yang menghasilkan informasi tersebut dinamakan Pengolah Informasi. Pada Gambar 6.5 menyertakan tambahan pengolah informasi dari diagram pengendalian manajemen (Gambar 6.4).
Gambar 6.5. Pengolah Informasi
Dimensi Informasi
Ketika para manajer menentukan output yang harus disediakan pengolah informasi, mereka mempertimbangkan empat dimensi dasar informasi. Dimensi-dimensi tersebut memberi kontribusi pada nilai informasi.
Adapun dimensi informasi yang dimaksud, yaitu :
1. Relevansi
Berkaitan dengan masalah yang terjadi. Manajer harus mampu memilih informasi yang diperlukan tanpa membaca seluruh informasi mengenai subyek lain.
2. Akurasi
Idealnya, semua informasi harus akurat, tetapi peningkatan ketelitian sistem menambah biaya. Karena alasan tersebut, manajer terpaksa menerima ketelitian yang kurang dari sempurna. Kasus aplikasi pembayaran gaji, penagihan dan piutang, menuntut ketelitian 100 %.
3. Ketepatan Waktu
Informasi harus tersedia untuk memecahkan masalah sebelu situasi krisi menjadi tidak terkendali atau kesempatan menghilang. Manajer harus mampu memperoleh informasi yang menggambarkan apa sedang terjadi saat ini, selain apa yang telah terjadi di masa lampau.
4. Kelengkapan
Manajer harus mampu memperoleh informasi yang menyajikan gambaran lengkap dari suatu permasalahan atau penyelesaian. Namun, rancangan sistem seharusnya tidak menenggelamkan manajer dalam lautan informasi. Istilah kelebihan informasi (information overload) mengakui adanya bahaya dari informasi yang terlalu banyak. Manajer harus mampu menentukan jumlah rincian yang diperlukan.
Standar
Agar manajer dapat melakukan pengendalian atas bagian yang menjadi tanggung jawabnya, harus terdapat dua unsur, yaitu : harus ada informasi yang menggambarkan apa yang sedang dicapai pada bagian tersebut, dan harus ada standar kerja yang mencerminkan apa yang harus dicapai bagian tersebut.
Kita dapat mendefinisikan tujan sebagai sasaran keseluruhan yang harus dicapai sistem. Suatu sistem harus memiliki sedikitnya satu tujuan, tetapi dapat pula beberapa tujuan. Tujuan biasanya dinyatakan secara umum. Supaya para manajer dapat mengendalikan sistem, mereka memerlukan sesuatu yang lebih khusus daripada tujuan, yang dapat dicapai melalui standar. Standar adalah ukuran kerja yang dapat diterima, dinyatakan secara ideal dalam istilah-istilah spesifik.
Manajer menggunakan standar untuk mengendalikan sistem fisik dengan membandingkan kinerja aktual. Hasil perbandingan tersebut digunakan untuk menentukan apakah suatu tindakan diperlukan. Lihat Gambar 6.6.
Gambar 6.6. Sistem Konseptual : manajemen, pengolah informasi dan standar
Management by exception
Standar dikombinasikan dengan output informasi dari pengolah informasi, memungkinkan manajer untuk melaksanakan management by exception. Management by exception adalah suatu gaya yang diikuti manajer, yaitu manajer terlibat dalam aktivitas hanya jika aktivitas itu menyimpang dari kinerja yang dapat diterima. Agar manajer dapat mempraktekan management by exception, harus ditetapkan standar dalam bentuk batas atas dan batas bawah kinerja yang dapat diterima.
Management by exception memberikan tiga keuntungan dasar, yaitu :
manajer tidak membuang-buang waktu untuk memantau aktivitas yang berlangsung secara normal.
karena lebih sedikit keputusan yang dibuat, tiap keputusan dapat memperoleh perhatian lebih menyeluruh.
perhatian dipusatkan pada peluang-peluang, maupun pada hal-hal yang tidak berjalan semestinya.
Namun terdapat pula sejumlah kendala yang harus diketahui, yaitu :
beberapa jenis kinerja bisnis tertentu tidak mudah ditentukan secara kuantitas sehingga standar tidak dapat ditetapkan.
suatu sistem informasi yang memantau kinerja secara akurat sangat diperlukan.
perhatian harus terus diarahkan pada standar untuk menjaga standar pada tingkat yang tepat.
manajer tidak boleh pasif dan hanya menunggu batas kinerja lewat. Manajer harus bertindak memecahkan suatu permasalahan sebelum situasi menjadi tidak terkendali.
Management by exception merupakan kemampuan dasar yang disediakan CBIS. Dengan membiarkan CBIS memikul sebagian tanggung jawab memantau sistem fisik, waktu manajer dapat digunakan secara efektif.
Faktor Sukses Kritis
Konsep manajemen yang sama dengan management by exception disebut faktor sukses kritis (critical success factors – CSF). CSF adalah salah satu kegiatan perusahaan yang berpengaruh kuat pada kemampuan perusahaan mencapai tujuannya. Perusahaan biasanya memiliki beberapa CSF. Misalnya pada industri otomotif, CSF yang telah teridentifikasi adalah gaya, jaringan dealer yang efisien, dan pengendalian biaya manufaktur yang ketat. Sistem informasi memungkin manajer mengikuti CSF dengan melaporkan informasi tentang CSF.
Konsep CSF sama dengan management by exception dalam hal memusatkan perhatian pada sebagian operasi perusahaan daripada keseluruhan. Selain itu, kedua konsep tersebut berbeda dalam hal CSF relatif stabil, sedangkan unsur-unsur pengecualian dari management by exception dapat berubah dari satu periode ke periode selanjutnya.
Arus Keputusan
Modifikasi lain pada model umum diperlukan untuk mencerminkan bagaimana keputusan manajemen dapat mengubah sistem fisik. Sama seperti manajer harus mengumpulkan data dari ketiga elemen dalam sistem fisik (input, pengolahan, dan output). Manajer juga harus mampu membuat perubahan-perubahan pada kinerja ketiga elemen tersebut. Modifikasi tersebut tampak pada Gambar 6.7. Umpan balik dari manajer ke sistem fisik dinamakan keputusan untuk mencerminkan cara menajer mengubah kinerja sistem.
Lingkungan
Bentuk akhir dari model umum mengungkapkan bahwa sumber daya mengalir ke perusahaan dari lingkungan dan dari perusahaan kembali ke lingkungan. Sebagaimana tampak pada Gambar 6.8. sumberdaya konseptual (data dan informasi) masuk ke pengolah informasi, untuk disimpan atau disediakan bagi manajer.
Gambar 6.7. Perubahan-perubahan Dilakukan Melalui Arus Keputusan
Gambar 6.8. Model Sistem Umum Perusahaan
3. PENGGUNAAN MODEL SISTEM UMUM
Berdasarkan uraian-uraian sebelumnya telah jelas mengenai bentuk model sistem umum, yang dapat diterapkan pada jenis-jenis organisasi yang ada pada saat ini, walaupun perlu adanya beberapa modifikasi. Misalnya penggunaan model sistem umum pada organisasi yang menghasilkan produk dan jasa.
Pasar Swalayan
Semua sumber daya fisik mengalir melalui sistem fisik sebuah pasar swalayan. Arus utama adalah material, yaitu bahan makanan dan barang-barang lain yang dijual. Arus personil terdiri dari manajer toko, kasir, pegawai gudang, dan orang-orang lain yang dipekerjakan untuk suatu jangka waktu dan akhirnya berhenti. Sejumlah kecil mesin digunakan, yaitu alat pembaca bar code di kasir. Terdapat pula mesin-mesin di belakang layar seperti komputer, kalkulator dan telepon. Alat lainnya mencakup lemari pendingin, kotak peraga, dan rak-rak untuk menempatkan barang dagangan yang akan dijual. Arus uang ke pasar swalayan disediakan oleh para pelanggan, dan arus keluar terutama berbentuk pembayaran kepada para pemasok, pegawai dan pemilik.
Proses transformasi meliputi membuka karton dan mengatur barang dagangan di rak. Dengan perkataan lain adalah semua kegiatan yang membuat berbagai produk siap untuk dijual secara mudah dan menarik.
Elemen manajemen dalam sistem konseptual terdiri dari manajer toko dan para asisten manajer.
Pengolah informasi adalah komputer toko tersebut, yang mengendalikan alat pembaca bar code dan menyediakan harga-harga untuk berbagai barang. Komputer juga mengirim data ke kantor pusat yang menyebutkan barang-barang yang akan dipesan, menyediakan statistik penjualan, dan sebagainya.
Standar kinerja paar swalayan ditetapkan bersama oleh kantor pusat dan manajemen toko. Standar dalam bentuk kuota penjualan dan anggaran operasi memberi para manajer panduan mengenai tingkat kinerja yang harus dicapai. Manajer menggunakan pengamatan dan pengolah informasi untuk memantau kinerja aktual dan membandingkannya dengan standar.
Manajer menerima sejumlah laporan yang menunjukkan barang mana yang laku, dan yang tidak. Manajer menanggapi laporan tersebut dengan mengambil tindakan seperti menyesuaikan jumlah pesanan, mengatur ulang rak, mengadakan obral, serta menambah papan tanda dan rak promosi. Laporan tersebut juga dapat menunjukkan jam dan hari dimana penjualan sangat tinggi dan sangat rendah. Informasi tersebut berguna untuk mempekerjakan dan menjadualkan para pegawai agar dapat memberikan pelayanan yang memadai bagi pelanggan.
Manajer pasar swalayan menggunakan informasi dari pengolah informasi, ditambah standar-standar yang ada, sebagai dasar untuk membuat sejumlah perubahan dalam sistem fisik sehingga pasar swalayan dapat terus bekerja menuju tujuannya.
Kantor Pengacara
Biasanya terdiri dari sejumlah kecil kaum profesional yang telah dididik secara khusus dan disahkan untuk melaksanakan tugas-tugas mereka. Tugas mereka lebih menekankan aktivitas mental daripada fisik. Arus materialnya sangat sedikit, terutama berupa perlengkapan pencatatan (misal kertas, dan pensil).
Setiap kantor pengacara merupakan sistem fisik yang terkendali. Pada kantor yang besar, pengendalian dilaksanakan oleh beberapa orang yang disebut partner. Tanggung jawab utama para partner adalah memastikan bahwa perusahaan mencapai tujuannya.
Standar kinerjanya kemungkinan besar tidak serinci standar di pasar swalayan. Kantor pengacara itu mungkin tidak berusaha untuk menangani sekian banyak kasus atau memenangkan sekian persen persidangan. Namun, kita mengasumsikan tujuan pada laba, karena partner mengerti bahwa laba adalah kunci kelangsungan operasi.
Proses transformasinya adalah mengubah klien dengan permasalahan hukum menjadi klien yang masalah hukumnya terselesaikan. Hal tersebut dilakukan oleh para pengacara, yang merupakan sumber daya terpenting bagi perusahaan.
Bahkan meskipun standar-standar formal mungkin tidak ada, para partner mengetahui tingkat kinerja yang diperlukan supaya perusahaan berhasil. Jika standar intuitif tidak tercapai, dibuat sejumlah keputusan untuk mengubah sistem fisik. Misalkan, jika terlalu sedikit permasalahan hukum yang diubah menjadi solusi (kalah dalam banyak kasus), pengacara tambahan dapat dipekerjakan, pengacara yang sekarang ada dapat diganti, mahasiswa dapat bekerja paruh waktu untuk melakukan penelitian perpustakaan, dan seterusnya.
Model sistem umum memberikan suatu struktur bagi elemen-elemen dasar setiap kantor-kantor pengacara
Translate
Translate
Sabtu, 27 Oktober 2012
Kamis, 25 Oktober 2012
Tutorial SAP
Pengantar Sap
Seperti diberitakan Detik.com beberapa hari lalu,
tahun ini, SAP juga menyiapkan paket khusus untuk perusahaan level
menengah ke bawah (baca UKM). Dengan penambahan area supporting SAP,
akan menambah pangsa pasar SAP dan juga membuka peluang tenaga kerja
bagi dunia IT.
Di Indonesia, banyak perusahaan besar yang telah
mengimplementasikan SAP, misalnya Astra International, Toyota Astra
Motor, Toyota Motor Manufacturing Indonesia, Bentoel Prima, United
Tractor, Daihatsu Motor, Pertamina, Aqua, Telkomsel, Auto 2000, Blue
Bird dan masih banyak perusahaan lagi yang tidak mungkin disebutkan satu
persatu. Modul yang diimplementasikan tiap perusahaan pun beragam. Ada
yang hanya memakai untuk keperluan area tertentu seperti Financial
Accounting saja atau Sales and Distributon saja, namun banyak pula yang
mengintegrasikan beberapa modul.
Scope integrasi, harga license tiap user SAP yang
relative mahal, biaya consultan yang lumayan dan tingginya 'kutu
loncat' SDM SAP, menyebabkan tidak semua perusahaan 'berani' memakai
solusi SAP. Bagi Anda yang baru di dunia IT, tentu belum banyak
mengenalnya. Kami sajikan sekilas pengenalan SAP untuk menambah
informasi Anda. Diharapkan setelah membaca materi berikut, Anda dapat
mengetahui apa itu SAP, Modul-Modul dalam SAP, Integrasi SAP dan proses
bisnis yang bisa dilakukan oleh SAP.
Tahun 1960 adalah babak baru dimulainya
formalisasi Ilmu Komputer. Jurusan Ilmu Komputer pada
universitas-universitas mulai marak dibangun. Disiplin ilmu baru ini
kemudian terkenal dengan sebutan Ilmu Komputer (Computer Science),
Teknik Komputer (Computer Engineering), Komputing (Computing), atau
Informatika (Informatics).
Definisi
Seiring dengan perkembangan Ilmu Komputer, dewasa ini
banyak sekali peneliti yang mencoba membuat kajian dan melakukan
pendefinisian terhadap Ilmu Komputer. Bagaimanapun juga, dasar Ilmu
Komputer adalah matematika dan engineering (teknik). Matematika
menyumbangkan metode analisa, dan engineering menyumbangkan metode desain pada bidang ini.
CSAB [3] (Computing Sciences Accreditation Board, http://www.csab.org) membuat definisi menarik tentang Ilmu Komputer:
Ilmu Komputer adalah ilmu pengetahuan yang
berhubungan dengan komputer dan komputasi. Di dalamnya terdapat
teoritika, eksperimen, dan pendesainan komponen, serta termasuk
didalamnya hal-hal yang berhubungan dengan:
|
Ilmu Komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang representasi pengatahuan (knowledge representation) dan implementasinya.
|
ataupun definisi
|
Ilmu Komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang abstraksi dan bagaimana mengendalikan kekompleksan.
|
Denning
mendefinisikan Ilmu Komputer dalam makalahnya yang cukup terkenal
tentang disiplin ilmu komputer [1]. Makalah ini adalah laporan akhir
dari proyek dan task force tentang the Core of Computer Science yang
dibentuk oleh dua society ilmiah terbesar bidang komputer, yaitu ACM [4]
(http://acm.org) dan IEEE Computer Society [5] (http://computer.org).
Ilmu Komputer adalah studi sistematik tentang
proses algoritmik yang mengjelaskan dan mentrasformasikan informasi:
baik itu berhubungan dengan teori-teori, analisa, desain, efisiensi,
implementasi, ataupun aplikasi-aplikasi yang ada padanya. Pertanyaan
mendasar berhubungan dengan Ilmu Komputer adalah, "Apa yang bisa
diotomatisasikan secara efisien".
|
Kita bisa simpulkan dari persamaan pemakaian
terminologi dan hakekat makna dalam definisi yang digunakan para
peneliti diatas, bahwa:
Ilmu Komputer adalah ilmu pengetahuan yang
berisi tentang teori, metodologi, desain dan implementasi, berhubungan
dengan komputasi, komputer, dan algoritmanya dalam perspektif perangkat
lunak (software) maupun perangkat keras (hardware).
|
Persepsi Yang Salah Tentang Ilmu Komputer
Beberapa persepsi yang salah kaprah tentang Ilmu Komputer bisa kita rangkumkan seperti dibawah:
- Ilmu Komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang komputer. Ilmu Komputer bukanlah ilmu yang hanya mempelajari tentang komputer, seperti juga ilmu astronomi yang bukan ilmu tentang teleskop, atau ilmu biologi adalah juga bukan ilmu yang hanya mempelajari tentang mikroskop. Komputer, teleskop dan mikroskop adalah alat dari ilmu, dan bukan ilmu itu sendiri.
- Ilmu Komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang bagaimana menulis program komputer.
- Ilmu Komputer adalah ilmu yang mempelajari tentang pengunaan aplikasi-aplikasi komputer.
Referensi
- Peter Denning, et al., "Computing as a Discipline," Communications of ACM, 32, 1 (January), 9-23, 1989.
- Peter Denning, "Computer Science: the Discipline," In Encyclopedia of Computer Science (A. Ralston and D. Hemmendinger, Eds), 1999.
- Computing Sciences Accreditation Board, http://www.csab.org
- Association for Computing Machinary (ACM), http://acm.org
- IEEE Computer Society (IEEE CS), http://computer.orgDasar Klasifikasi
Ilmu komputer adalah disiplin ilmu yang melingkupi cabang ilmu yang cukup luas, dari masalah teori-teori dasar sampai teknologi aplikasi. Pengklasifikasian Ilmu Komputer biasanya merefer ke Matriks Dennings, yaitu salah satu matriks penggolongan Ilmu Komputer yang diciptakan oleh Peter J. Dennings [1][2].Klasifikasi ini mengalami beberapa perbaikan, dimana versi terakhir adalah versi tahun 1999 [2][3]. Dalam versi terakhir ini ilmu komputer terbagi dalam 12 subbidang (versi sebelumnya adalah 9 subbidang). 12 subbidang Ilmu Komputer ini adalah:
Algoritma dan Struktur Data
(Algorithms and Data Structures)Bahasa Pemrograman
(Programming Languages)Arsitektur
(Architecture)Sistem Operasi dan Jaringan
(Operating Systems and Networks)Software Engineering Database dan Sistim Retrieval Informasi
(Database and Information Retrieval Systems)Artificial Intelligence dan Robotik
(Artificial Intelligence and Robotics)Grafik
(Graphics)Human Computer Interaction Ilmu Komputasi
(Computational Sciences)Organizational Informatics BioInformatik
(BioInformatics)
Dennings memberi catatan khusus untuk bidang BioInformatik sebagai bidang baru yang merupakan gabungan antara Ilmu Komputer dan Biologi, dan saat ini mengalami perkembangan yang cukup signifikan.Kemudian seiring dengan peningkatan ilmu dan teknologi, ada kemungkinan matriks ini akan mengalami perbaikan lagi di kelak kemudian hari. Baris dalam matriks Denning ini menggambarkan bidang-bidang dalam ilmu komputer. Sedangkan kolom pada matriks menggambarkan paradigma bidang-bidang tersebut, yang direfleksikan dalam tiga hal: Teori (Theory), Abstraksi (Abstraction), dan Desain (Design). - Teori: adalah berlandaskan pada pendekatan matematika, dimana untuk mendapatkan suatu teori yang valid, harus melalui proses-proses sbb:
- pendefinisian (definition)
- pembuatan teorema (theorema)
- pembuktian (proof)
- penginterpretasian hasil (interpret result)
- Abstraksi: atau pemodelan (modeling), adalah berlandaskan pada metode eksperimen ilmiah, dimana dalam melakukan invesitigasi terhadap suatu fenomena, harus melalui proses-proses sbb:
- membentuk hipotesa (form a hypothesis)
- membuat suatu model dan melakukan prediksi (construct a model and make a predition)
- mendesain eksperimen dan mengumpulkan data (design an experiment and collect data)
- menganalisa hasil (analyze hasil)
- Desain: adalah berlandaskan pada pendekatann engineering (teknik), dimana pada saat mendesain sebuah sistem atau device untuk memecahkan masalah, harus melalui proses-proses sbb:
- menyatakan requirement (state requirements),
- menyatakan spesifikasi (state specifications)
- melakukan desain dan implementasi sistem (design and implement the system)
- melakukan pengetesan terhadap sistem (test the system)
Dari penjelasan diatas, bisa kita pahami bahwa yang
bergerak dalam masalah penelitian ilmu komputer akan banyak berhubungan
dengan dua kolom pertama matriks (Teori dan Abstraksi). Sedangkan yang
bergerak dalam masalah yang lebih teknis dengan memakai pendekatan
engineering, akan lebih banyak berkecimpung dalam ruang lingkup dua
kolom terakhir matriks (Abstraksi dan Desain).
Klasifikasi Ilmu Komputer
Rangkumkan lengkap klasifikasi ilmu komputer
berdasarkan Matriks Denning versi 1999 adalah seperti dibawah. Penulis
sengaja melakukan perbaikan, penerjemahan, dan penyingkatan, untuk lebih
mempermudah pemahaman terhadap klasifikasi ilmu komputer ini.
Teori Abstraksi Desain Algoritma dan Struktur Data Teori Komputabilitas Algoritma Paralel dan Terdistribusi Program Aplikasi Teori Komputasi Kompleks Komputasi Paralel Algoritma Efisien dan Optimal Teori Graf Kriptografi Algoritma dan Teori Probabilistik Bahasa Pemrograman Bahasa Formal dan Automata BNF Bahasa Pemrograman Turing Machines Metode Parsing, Compiling, Interpretation Formal Semantics Translator, Kompiler, Interpreter Arsitektur Aljabar Boolean Arsitektur Nueman Produk Hardware (PC, Superkomputer, Mesin Von Neumann) Teori Coding Hardware Reliability Teori Switching Finite State Machine Sistem CAD dan Simulasi Logika Teori Finite State Machine Model Sirkuit, Data Path, Struktur Kontrol Sistem Operasi dan Jaringan Teori Concurrency Manajemen Memori, Job Scheduling Produk OS (UNIX, Windows, Mach, dsb) Teori Scheduling Model Komputer Terdistribusi File dan File Sistem Teori Manajemen Memori Networking (Protokol, Naming, dsb) Pustaka untuk Utilities (Editor, Formatter, Linker, dsb) Software Engineering Teori Reliability Metode Spesifikasi Bahasa Spesifikasi Program Verification and Proof Metode Otomatisasi Pengembangan Program Metodologi Pengembangan Software Temporal Logic Tool Pengembangan Software Tool untuk Pengembangan Software Database dan Sistim Retrieval Informasi Relational Aljabar dan Kalkulus Data Model Teknik Pendesainan Database (Relational, Hierarchical, Network, dsb) Teori Dependency Teori Concurrency Skima Database Teknik Pendesainan Database Sistem (Ingres, Dbase, Oracle, dsb) Performance Analysis Sorting dan Searching Representasi File untu Retrieval Hypertext System Statistical Inference Artificial Intelligence dan Robotik Teori Logika Knowledge Representation Logic Programming (Prolog) Semantik dan Sintatik Model untuk Natural Language Metode Pencarian Heuristic Neural Network Conceptual Dependency Model Reasoning dan Learning Sistem Pakar Kinematics and Dynamics of Robot Motion Model Memori Manusia, Autonomous Learning Teknik Pendesaian Software untuk Logic Programming Grafik Teori Grafik dan Warna Algoritma Komputer Grafik Pustaka untuk Grafik Geometri Dimensi Dua atau Lebih Model untuk Virtual Reality Grafik Standar Teori Chaos Metode Komputer Grafik Image Enhacement System Human Computer Interaction Risk Analysis Pattern Recognition Flight Simulation Cognitive Psychology Sistem CAD Usability Engineering Ilmu Komputasi Number Theory Discrete Approximations, Fast Fourier Transform and Poisson Solvers Pustaka dan Paket untuk Tool Penelitian (Chem, Macsyma, Mathematica, Maple, Reduce, dsb) Binary Representation Backward Error Propagation Teori Quantum Finite Element Models, Organizational Informatics Organizational Science Model dan Simlasi berhubungan dengan organizational informatics Management Information Systems Decision Support Systems Decision Sciences Organizational Dynamics Bioinformatik Teori Komputasi Model Komputasi DNA Kimia Organic Memory Devices Ilmu Biologi Protipe Retina dari Silikon Proyek Database Genom Manusia Medicine Model Database Genom Manusia Analisa Komputer Terhadap Struktur Enzim untuk Kesehatan
ACM Computing Classification System (CCS)
Referensi
- Peter Denning, et al., "Computing as a Discipline," Communications of ACM, 32, 1 (January), 9-23, 1989.
- Peter Denning, "Computer Science: the Discipline," In Encyclopedia of Computer Science (A. Ralston and D. Hemmendinger, Eds), 1999.
- A. Tucker, Jr. and P. Wegner, "Computer Science and Engineering: the Discipline and Its Impact," In Handbook of Computer Science and Engineering, CRC Press, Chapter 1, 1996.
Saat ini komputer dan piranti pendukungnya telah masuk dalam setiap aspek kehidupan dan pekerjaan. Komputer yang ada sekarang memiliki kemampuan yang lebih dari sekedar perhitungan matematik biasa. Diantaranya adalah sistem komputer di kassa supermarket yang mampu membaca kode barang belanjaan, sentral telepon yang menangani jutaan panggilan dan komunikasi, jaringan komputer dan internet yang mennghubungkan berbagai tempat di dunia.
Bagaimanapun juga alat pengolah data dari sejak jaman purba sampai saat ini bisa kita golongkan ke dalam 4 golongan besar. - Peralatan manual: yaitu peralatan pengolahan data yang sangat sederhana, dan faktor terpenting dalam pemakaian alat adalah menggunakan tenaga tangan manusia
- Peralatan Mekanik: yaitu peralatan yang sudah berbentuk mekanik yang digerakkan dengan tangan secara manual
- Peralatan Mekanik Elektronik: Peralatan mekanik yang digerakkan oleh secara otomatis oleh motor elektronik
- Peralatan Elektronik: Peralatan yang bekerjanya secara elektronik penuh
Tulisan ini akan memberikan gambaran tentang sejarah
komputer dari masa ke masa, terutama alat pengolah data pada golongan 2,
3, dan 4. Klasifikasi komputer berdasarkan Generasi juga akan dibahas
secara lengkap pada tulisan ini.
|
Saat membaca biografi, anda mungkin mendapat
kesimpulan yang mengejutkan tentang betapa banyak kelebihan yang anda
miliki. Anda mungkin akan menyimpulkan, "Hei, saya bisa melakukan hal
ini." Anda bisa membuat hidup anda lebih berarti. Biografi membantu anda
mencari jalan.
Dengan filosofi itulah tulisan "mengenal
tokoh-tokoh ilmu komputer" ini digarap. Tulisan ini menampilkan sejarah
dan biografi tokoh-tokoh yang telah berjasa dalam usaha mengembangkan
Ilmu Komputer dalam berbagai bidang garapan, baik secara teori maupun
implementasi. Daftar tokoh-tokoh kami urutkan secara abjad (nama depan),
untuk mempermudah dalam pencarian. Tulisan ini sedang dalam tahap
pengembangan, dan akan terus bertambah seiring dengan materi baru yang
telah diselesaikan. Proses pembuatan biografi tokoh ini dikerjakan dalam
satu tim penulis IlmuKomputer.Com. Kami akan berusaha mengudapte dan
menambahkan satu tokoh setiap pekan.
Tulisan "Tokoh-Tokoh Ilmu Komputer" ini akan diterbitkan dalam bentuk buku (printed) dalam Serial Cepat Mahir IlmuKomputer.Com.
A
- Adam Osborne
Ada Augusta Lovelace
Alan Turing
Alan C. Kay
Al Khwarizmi
Andy Bechtolsheim
Arthur C. Clarke
B
- Bill Atkinson
Bill Gates
Bjarne Stroustrup
Bob Metcalfe
Bob Taylor
Brian Kernighan
Bruce Schneier
C
-
C. A. R. Hoare
Carly Fiorina
Charles Babbage
Claude Shannon
Christopher Alexander
D
-
Daniel Bricklin
David Packard
David Boggs
Dennis Ritchie
Donald Knuth
Douglas Englebart
E
- Edsgar W. Dijkstra
Erich Gamma
F
G
-
Gary Kildall
Gene Amdahl
Gordon Bell
Grace Murray Hopper
Grady Booch
H
I
-
Ivan Sutherland
Ivar Jacobson
J
-
J. Presper Eckert
Jack Kilby
James Clark
James Gosling
Jay W. Forrester
Jerry Yang
John Backus
John Hennessy
John Kemeny
John V. Atanasoff
John Vlissides
John V. Mauchly
John Warnock
John von Neumann
K
-
Ken Arnold
Kenneth Thompson
Konrad Zuse
L
-
Larry Wall
Leland Stanford
Leonard Kleinrock
Leonardo Chiariglione
Leslie Lamport
Linus Torvalds
M
-
Marc Andreessen
Marcian E. (Ted) Hoff
Martin Hellman
Marvin Minsky
N
-
Nicholas Negroponte
Nolan Bushnell
Norm Abramson
P
-
Paul Baran
Phil Zimmermann
R
-
Ralph Johnson
Richard Feynman
Richard Helm
Richard Stallman
Robert Noyce
S
- Samuel Morse
Severo Ornstein
Seymour Cray
Seymour Papert
Stanley Kubrick
Steven Jobs
T
- Thomas J. Watson, Sr
Thomas Kurtz
Tim Berners-Lee
V
-
Vannevar Bush
Vint Cerf
W
-
Whitfield Diffie
William Hewlett
William (Bill) Joy
William Millard
William Norris
William Shockley
Kamis, 11 Oktober 2012
sistem manajemen informasi 1(tugas softkil)kelompok 1
Sistem informasi
Suatu
sistem pada dasarnya adalah sekolompok yg erat hubunganya satu dengan yang
lain,yang berfungsi bersama-sama untuk mencapai tujuan yg tertentu.secara
sederhana,suatu sistem dapat diartikan sebagai suatu kumpulan atau himpunan
dari unsur,komponen atau variabel yg terorganisir,saling berintraksi,saling
tergantung satu sama lain dan terpadu.
Sistem informasi adalah suatu sitem dalam
suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian yang
mendukung suatu organisasi yang bersifat manajerial dengan kegitan strategi
dari suatu organisasi untuk dapat menyediakan keoada pihak tertentu dengan
informasi yang di perlukan untuk pengambilan keputusan.
Sistem
informasi dalam suatu organisasi dapat dikatakan sebagai suatu sisitem yg
menyediakan sistem informasi bagi semua tingkatan dalam organisasi tersebut
kapan saja di perlukan .
Sistem ini
menyimpan,mengambil,mengubah,mengolah dan mengkomunikasikan informasi yg di
terima dengan menggunakan sistem informasi atau perlatan sistem lainya.
Kelebihan sietem informasi:
v
Dapat
memberikan informasi-informasi secara tepat dan cepat kepada semua khayalak
v Dapat mempermudah masyarakat
dalam memperoleh data-data yang diperlukannya.
v
Data-data
yang didapatkan bisa menjadi referensi
v
Dapat
menambah wawasan kepada masyarakat umum.
v
Setiap
detik informasi dapat di perbaharui dan akurat.
Kekurangan
sistem informasi:
v
Mempermudahnya
terjadinya plagiat.
v
Membuat
seseorang kurang berinteraksi dengan lingkungan.
v
Membuat
seseorang menjadi ketergantungan.
v
Hal-hal
yang tradisional menjadi ditinggalkan karena kemajuan sistem informasi dan
kemajuan zaman.
SISTEM
INFORMASI RESERVASI PENERBANGAN
Pemesanan tiket adalah salah satu
proses yang sering banyak orang lakukan sebelum melasanakan suatu perjalan
ataupun suatu keberangkatan. Khususnya tiket untuk melakukan perjalanan udara
dengan menggunakan pesawat.
Berbagai cara yang dilakukan para
calon penumpang dalam melakukan pemesanan tiket, baik dengan cara memesan
langsung ke maskapai penerbangan maupun kepada agen terdekat dengan lokasi
calon penumpang. Namun kedua proses pemesanan tersebut kurang efektif, baik
dalam segi waktu maupun biaya. Untuk itulah perlu adanya proses pemesanan untuk
lebih mengefektifkan baik dalam segi waktu ataupun biaya itu sendiri serta lebih
memudahkan, lebih praktis dan lebih cepat tentunya dalam melakukan pemesanan
tiket. Adalah dengan menggunakan internetan, karena dengan adanya fasilitas
baru dengan menggunakan internet ini segala bentuk pemesanan dapat dilakukan
kapan dan dimana saja sehingga lebih memudahkan masyarakat yang akan melakukkan
pemesanan tiket.
Tujuan dari sistem informasi reserfasi penerbangan,
adalah :
Ø
Mengefisienkan
waktu dan biaya bagi masyarakat yang akan melakukan pemesanan tiket serta lebih
memudahkan, lebih praktis dan lebih cepat dalam melakukan pemesanannya.
Ø
Memberikan
informasi bagi masyarakat yang akan melakukan perjalan menggunaka pesawat
terbang, baik informasi mengenai pesawatnya, jadwal penerbangan sampai harga
yang ditawarkannya.
Contoh sitem informasi reservasi Garuda Indonesia:
Dengan menggunakan sistem
informasi reservasi penerbangan Garuda Indonesia saat ini sangat lebih mudah.
v Konsep layanan yang selalu
menem,oatkan pelanggan sebagai fokus utama yang duidxasartkan keramahtamahan
dan keunikan indoniseia yg disebut dengan “GARUDA INDONESIA EXPERIENCE” yang
didasarkan pada 5 senses yaitu SIGHT ,sound smell ,taste ,and touch menyebabkan
garuda indonesia mempunyai ciri
Kekurangan
dalam melakukan reservasi penerbangan Garuda Indonesia adalah:
v
Jaringan
yang ada di dalam sistem pemesanan tiket pesawat.
Langganan:
Postingan (Atom)
